in

2 Hari Berjalan! KBM Tatap Muka di Brebes Dihentikan, Siswa Kembali Belajar secara Online

Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Brebes memutuskan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka di Kabupaten Brebes dihentikan, Rabu(15/7/2020).  KBM pada pendidikan dasar, yang baru dua hari dilaksanakan dengan tatap muka, dikembalikan menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau secara daring/online.

Keputusan penghentian KBM tatap muka diambil, menyusul perkembangan kasus positif COVID-19 mengalami penambahan dalam kurun waktu sepekan belakangan.

Sebelumnya, pelaksanaan KBM tatap muka hanya dilaksanakan di satu SMP negeri, yang telah ditunjuk Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) sebagai sekolah ujicoba penerapan protokol kesehatan. Sementara sekolah lain hanya sebatas melaksanakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Brebes,  Djoko Gunawan mengatakan, hingga saat ini perkembangan kasus COVID-19 di Brebes sangat dinamis. Pada Senin pekan lalu, kasus positif yang tersisa hanya sebanyak 3 orang. Namun beberapa hari terakhir ada penambahan jumlah pasien.

“Sampai hari ini jumlah kasus positif saat ini 46 orang. Dari jumlah ini 8 orang dirawat dan 2 orang dikarantina. Senin lalu menyisakan 3 orang. Selain itu, ada juga  Surat Edaran dari provinsi untuk kegiatan tatap muka pendidikan dihentikan. Jadi kita ikuti itu,” kata Djoko Gunawan, Rabu (15/7/2020).

Dia menjelaskan, untuk proses pembelajaran selanjutnya akan dilakukan dengan metode daring atau online. “Sebenarnya persiapan sekolah untuk tatap muka sesuai protokol kesehatan. Kalau kami lihat sudah bagus. Seperti di SMP Negeri 2 Brebes,” jelasnya.

Selain KBM tatap muka, kata Djoko, kegiatan MPLS dari tingkatan PAUD, TK, SD hingga SMP juga dihentikan. Sedangkan tingkatan SMA menjadi kewenangan provinsi dan juga oleh provinsi dihentikan.

Menurut dia, penghentian KBM itu sampai batas waktu yang belum bisa ditentukan, karena harus melihat perkembangan COVID-19.  “Kalau melihat posisi indeks RT, kasus COVID-19 di Brebes pada seminggu yang lalu ada di 0,29, sehingga masuk zona hijau. Saat ini Brebes juga masih masuk zona hijau, tetapi indek RT ada pergerakan pada posisi 0,8. Masih zona hijau karena indeknya di bawah 1,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Brebes, Murtado membenarkan saat ini KBM tatap muka telah dihentikan.

Adapun dasar penghentian kegiatan belajar tatap muka ini mendasari Surat Edaran (SE) nomor 420/O1663 /2020 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan Kegiatan Belajar Mengajar tahun 2020/2021 Pada Satuan Pendidikan PAUD PNF, SD, SMP di Kabupaten Brebes.

Sedangkan satu point dalam SE itu menyebutkan, guna pencegahan serta upaya mempercepat terputusnya rantai penularan dan penyebaran COVID-19, kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) untuk semua jenjang pendidikan (PAUD PNF, SD, SMP) di Kabupaten Brebes, diperpanjang sampai menunggu pemberitahuan lebih lanjut dari Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Brebes. Termasuk kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SMP Negeri 2 Brebes sebagai sekolah ujicoba dihentikan.

“Ya berdasarkan SE itu, mulai hari Rabu ini ditiadakan. Semua kegiatan memakai sistem daring atau online saja,” kata Murtado. 

panturapost

SIMAK JUGA

Mendikbud Nadiem Makarim Akan Hapus Bahasa Inggris di SMP dan SMA, Ini Penyebabnya

Babak Baru Kasus Deni Siregar – Telkomsel