in ,

Cara Cek Nama dan Daftar Bantuan Dari Kemensos Rp 3 Juta Selama 4 Bulan, Siapkan KTP dan Daftar Online Sekarang

BANSOS – Bisa dapat bantuan Rp 3 juta selama 4 bulan, tapi brother perlu siapkan KK dan KTP.

Salah satu bantuan pemerintah yang sedang berlangsung adalah Program Keluarga Harapan (PKH).

Brother bisa coba nih, siapa tau bisa dapat PKH.

Lumayan untuk membantu untuk membayar berbagai keperluan, apalagi di masa pandemi Covid-19 ini.

Kementerian Sosial (Kemensos) RI akan memperpanjang sejumlah program bantuan dan perlindungan sosial di tahun 2021 ini.

Di antaranya yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dengan target 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Tujuan diperpanjangnya PKH ini adalah untuk membantu kehidupan masyarakat terdampak Covid-19 di Indonesia, terutama bagi mereka dengan kondisi sosial-ekonomi rendah.

Selain itu, dengan diadakannya program ini, pemerintah berharap mampu menstimulus perekonomian di dalam negeri.

Pethatikan baik-baik, ada beberapa kelompok yang berhak menerima PKH adalah sebagai berikut:

Ibu hamil (maksimal 2 kali kehamilan) akan mendapatkan bantuan Rp3 juta per tahun.

Penghitungan bantuan sosial PKH dibatasi maksimal empat orang dalam satu keluarga, dengan rincian besaran bantuan sebagai berikut.

1. Ibu hamil/nifas dibatasi maksimal kehamilan kedua di dalam keluarga PKH

2. Anak usia dini sebanyak-banyaknya dua anak di dalam keluarga PKH

3. Anak usia sekolah SD/sederajat sebanyak-banyaknya satu anak dalam keluarga PKH

4. Anak usia sekolah SMP/sederajat sebanyak-banyaknya satu anak di dalam keluarga PKH

5. Anak usia sekolah SMA/sederajat sebanyak-banyaknya satu anak di dalam keluarga PKH

6. Lanjut usia dengan usia 70 tahun atau lebih dari 70 tahun sebanyak- banyaknya 1 orang di dalam keluarga PKH

7. Penyandang disabilitas berat sebanyak-banyaknya 1 orang di dalam keluarga PKH.

Sementara itu, masyarakat yang memenuhi syarat dan kriteria penerima BLT PKH dapat mendaftarkan diri dengan tahapan sebagai berikut.

1. Warga (keluarga miskin) mendaftarkan diri ke desa atau kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK

2. Pendaftaran ini akan dibahas di musyawarah di tingkat desa atau kelurahan untuk menentukan kelayakan warga masuk ke dalam DTKS berdasarkan identifikasi awal (pre-list) maupun usulan baru

3. Musyawarah desa atau musyarwah kelurahan (musdes/muskel) akan menghasilkan berita acara yang ditandangani oleh kepala desa atau lurah dan perangkat desa lainnya, untuk kemudian menjadi pre-list akhir

4. Pre-list akhir ini digunakan oleh dinas sosial untuk melakukan verifikasi dan validasi data dengan instrumen lengkap DTKS, melalui kunjungan rumah tangga

5. Data yang telah diverifikasi dan divalidasi kemudian dicatatkan di dalam aplikasi sistem informasi kesejahteraan sosial (SIKS) offline oleh operator desa/kecamatan, untuk kemudian diekspor berupa file extention SIKS

6. File kemudian dikirim ke dinas sosial untuk dilakukan impor data ke dalam aplikasi SIKS online

7. Hasil verifikasi dan validasi ini dilaporkan kepada bupati/wali kota

8. Bupati/wali kota menyampaikan hasil verifikasi dan validasi data yang telah disahkan kepada gubernur untuk diteruskan kepada menteri

9. Penyampaian dilakukan dengan cara mengimpor data hasil verifikasi validasi tadi ke SIKS-NG dan mengunggah surat pengesahan bupati/wali kota serta berita acara musdes/muskel

10. Data penerima PKH dapat dilihat di laman https://dtks.kemensos.go.id/ dengan cara memasukkan NIK penerima manfaat. Motorplus

SIMAK JUGA

Daftar Online Bantuan Pemerintah Rp 3 Juta Langsung Cair ke Buku Tabungan Pribadi 4 Bulan Berturut-turut

Bantuan Ibu dan Anak Rp 3 Juta Bulan Maret 2021 Segera Cair Bulan ini, Buruan Daftar Sekarang dan Siapkan ini