in

Jokowi Dikabarkan Mengundurkan Diri dari Jabatan Presiden, Begini Faktanya

jokowi coret bin

Beredar kabar sebuah tangkapan layar di media sosial Facebook yang memuat foto Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang disertai dengan tulisan,”Kalian setuju kalau saya MUNDUR?.

Tangkapan layar tersebut diunggah oleh pemilik akun Facebook bernama Edy Bungsu Bungsu atau @edy.devi.33.

Kemudian pengunggah juga menuliskan narasi, “Yang Setuju Comenn“.

Setelah ditelusuri, unggahan akun Facebook Edy Bungsu adalah salah atau keliru.

Dikutip oleh Pikiranrakyat-depok.comdari akun instagram Hoax Crisis Center Jawa Barat, terdapat keterangan dan fakta yang sebenarnya untuk meluruskan hoaks tersebut.

Faktanya, foto yang diunggah itu merupakan hasil suntingan.

Foto tersebut merupakan hasil tangkapan layar dari video wawancara dengan presenter program TV Mata Najwa, Yakni Najwa Shihab yang diunggah pada Rabu, 22 April 2020.

Dalam video wawancara Najwa Shihab dengan Presiden Jokowi pada Selasa, 21 April 2020 terdapat tujuh bagian dengan tema pembahasan seputar virus corona atau Covid-19.

Pada wawancara itu Jokowi menanggapi sejumlah isu terkait pandemi virus corona atau Covid-19, namun tidak ada pernyataan Jokowi soal apakah dirinya akan mundur sebagai presiden seperti yang diunggah oleh sumber klaim.

Kabar mundurnya Presiden Joko Widodo dari jabatanya, tidak diberitakan oleh media mana pun. 

Sementara itu, dikutip dari laman Kepresidenan RI, Presiden Joko Widodomasih menjabat sebagai presiden, bahkan Jokowi menyampaikan lima arahan terkait penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di tengah pandemi virus corona.

Selain itu, dalam berita yang dimuat pada laman resmi Kepresidenan RI pada Minggu, 14 Juni 2020 Presiden Joko Widodo terlihat tengah berolahraga pagi yang didampingi oleh Kepala Staf Angkatan Darat, Kepala Staf Angkatan Udara, dan Kepala Staf Angkatan Laut di area Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

Bersamaan dengan itu, Kepala Negara juga menyampaikan pesan kepada TNI untuk tetap membantu dalam rangka mendisiplinkan masyarakat agar taat kepada protokol kesehatan.

Disiplin terhadap protokol tersebut amat diperlukan supaya masyarakat dapat tetap produktif namun aman dari penularan Covid-19.

PikiranRakyat

SIMAK JUGA

Kasus Covid-19 Tinggi, Risma: Kalau Bisa Ganti Nyawa Saya, Saya Ikhlas

Heboh Mayat Editor Metro TV, Militer China Makin Gila dan Lampu Merah Jokowi