in ,

Mohon Maaf! PENCAIRAN BLT GELOMBANG 2 TAHAP 2: Pemilik Rekening Bank Mandiri, BRI, BNI & BCA Tanya, Kok Belum Cair?

Pencairan bantuan langsung tunai (BLT) gelombang 2 tahap 2 segera diproses mulai Kamis 13 November 2020. Menurut catatan Ayojakarta, penerima yang memiliki rekening bank Himbara akan lebih dulu cair dibandingkan rekening bank swasta termasuk BCA.

Kepastian pencairan BLT gelombang 2 tahap 2 mulai Kamis lalu disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah. Pencairan BLT gelombang 2 tahap 2 akan mengucur kepada 2,713 juta penerima yang telah lolos evaluasi.

Dengan dilakukan pencairan BLT gelombang 2 tahap 2 ini, Kemnaker telah menyalurkan subsidi gaji/upah kepada 4.893.816 pekerja untuk termin kedua. Adapun total anggaran yang telah dikeluarkan untuk tahap pertama dan kedua sebanyak Rp5,8 triliun

“Alhamdulillah, hari ini (Kamis) kami kembali menyalurkan termin kedua subsidi gaji/upah bagi para pekerja yang yang masuk dalam tahap 2 pada termin I lalu,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker pada Hari Kamis (12 November 2020).

Meski begitu, pernyataan Menaker Ida Fauziyah yang dilansir lewat laman resmi Kementerian Ketenagakejaan, kemnaker.go.id, diserbu para pekerja yang mengaku belum menerima kucuran BLT untuk para pekerja dan buruh formal tersebut.

Total komentar atas keterangan Menaker Ida Fauziyah sampai berita ini diturunkan sebanyak 459 postingan. Berikut ini beberapa komentar yang Ayojakarta kutip yang dilayangkan para pekerja ke laman resmi Kemnaker:

  • Anda harus login terlebih dahulu jika ingin memberikan komentar. Login sekarang
  • mandiri beberapa orang ga semua nih
  • Saya sudah terdaftar dan sampai saat ini saya belum dapat BLT Bu, padahal semua persyaratan sudah komplit
  • saya termin pertama masuk nyq tanggal 07-09-2020 pukul 15.29 WIB itu kategori Gelombang I apa gelombang II, sementara baca berita nya ibu, 09 November dah pembagian Termin II Gelombang Ke2 skrg dah tgl 15-11-2020, apa saya jd Gelombang 3, cara kerja nya gmn sebenarnya. Ramdom atau memang begitu lambat cara kerjanya, yg sudah dapat Termin I gak usah lg di persulit lah… bukan orang senang kami…
  • BNI belum nih Bu..
  • gmna sih .ibu ida fauziah ditermi 1 saja belum dapat..padahal persyaratan dan data valid..terima kasih
  • cimb niaga belum cair
  • BNI bogor masih zonk!!
  • saya bank Mandiri belum keluar,tapi rekan kerja saya sudah keluar semua
  • sabar…. sabar aku tetap sabarrrrr
  • bank bri belum cair data valid semua
  • bank BNI belom cair……. cairnya ke mana nih
  • CIMB NIAGA juga blm masuk sampai hari ini
  • saya memenuhi syarat dapat bantuan bpjs.tapi nggak terdaftar entah salah di mana data nya di bpjs rekening bank aktif .kepesertaan bpjs aktif.gaji di bawah 5;juta .tapi nggak dapat.
  • saya aktif di bpjs tenaga kerja gaji dibawah 5 juta sampai saat ini belum menerima sama sekali, mau lapor lapor kemana ini????
  • Mandiri Area Jateng, tahap II belom cair sampai saat ini tgl.15.11.2020
  • @kemnaker , yg dlu termin 1 sudah dapet , tolong data yg sudah ada kembali disalurkan
  • termin 1 saya g cair min padahal data valid gimana d termin 2??? mudah2an dpt double
  • mandiri blm cair bu
  • saya tahap 1 ga cair, rek aktif mnc bank, bpjs aktif,mudah2an tahap 2 ini cair bu

Sementara itu, evaluasi dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosisal (BPJS) Ketenagakerjaan, Bank Himbara, Ditjen Pajak (DJP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kemnaker juga melakukan pemadanan data dengan DJP sehingga pencairan BLT, kemudian disebut dengan bantuan subsidi upah (BSU), gelombang 2 tahap 2 bisa dilakukan segera.

Kemnaker juga telah selesai melakukan pemadanan data dengan DJP, sehingga subsidi gaji/upah bisa langsung dicairkan. Meski begitu, menurut catatan Ayojakarta, pencairan kepada penerima dengan rekening bank swasta akan lebih lambat karena harus melalui transfer antarbank. Dari bank penyalur kepada rekening penerima.

Menaker Ida Fauziyah menjelaskan bahwa pihaknya mengupayakan mempercepat pencairan BLT gelombang 2 dan memastikan bahwa tidak ada penundaan penyaluran termin kedua.

Hal senada disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemnaker), Anwar Sanusi. Dia mengungkapkan mengungkapkan BLT atau BSU gelombang 2 tahap 2 ini segera disalurkan kepada 2,7 juta orang penerima.

“Kami sudah menyampaikan ke KPPN (Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara) dan KPPN sudah mentransfer ke bank-bank. Semoga hari ini sudah sampai ke penerima,” ujar Anwar kepada Ayojakarta, Jumat (13 November 2020).

Nah, pekerja yang ingin cek apakah dapat BLT atau BSU di termin 2 ini atau tidak, kalian bisa mengunjungi website resmi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dengan cara atau pedoman berikut ini:

1. Buka website resmi Kementerian Ketenagakerjaan di link kemnaker.go.id

2. Pada pojok kanan atas, klik “Daftar”

3. Jika belum memiliki akun, klik “Daftar Sekarang” yang terdapat pada bagian bawah kolom masuk

4. Mulai isi data diri, masukkan nomor induk kependudukan (NIK), nama orang tua, Email, nomor handphone, password, kemudian klik “Daftar Sekarang”

5. Apabila sudah selesai, sistem akan mengirimkan kode OT melalui SMS ke nomor handphone pendaftar

6. Lakukan aktivasi akun, masuk kembali ke website, dan klik “Masuk” pada bagian pojok kanan atas website

7. Lanjutkan pengisian formulir dengan lengkap

8. Setelah lengkap, akan muncul status pemberitahuan pada dashboard, apakah pendaftar masuk dalam daftar penerima bantuan BLT atau BSU yang diusulkan BP Jamsostek ke Kemnaker atau tidak.

Apabila nama pendaftar sudah terdaftar dalam sistem Kemnaker, namun belum mendapatkan BLT atau BSU, kalian dapat melakukan Kirim Aduan untuk menyampaikan keluhan.

Adapun, syarat yang wajib dipenuhi pekerja agar berhak menerima dana subsidi, sesuai Permenaker No.14 Tahun 2020, yakni:

a. Warga negara Indonesia

b. Peserta aktif BP Jamsostek

c. Pekerja dan buruh penerima gaji atau upah

d. Kepesertaan BP Jamsostek sampai dengan Juni 2020

f. Peserta aktif jaminan sosial ketenagakerjaan dengan gaji di bawah Rp5 juta per bulan

Pekerja yang merasa memenuhi syarat dan mengalami kendala saat proses pencairan juga bisa lapor ke Kementerian Ketenagakerjaan melalui bsu.kemnaker.go.id atau juga bisa disampaikan melalui nomor WhatsApp (WA): 08119303305 atau nomor telepon: 021-50816000

Berikut ini pencairan BLT gelombang 1 dari tahap 1 sampai 5:

BLT Gelombang 1 tahap 1 cair mulai 26 Agutus 2020

BLT Gelombang 1 tahap 2 cair mulai 5 September

BLT Gelombang 1 tahap 3 cair mulai 16 September

BLT Gelombang 1 tahap 4 cair mulai 25 September

BLT Gelombang 1 tahap 5 cair mulai 9 Oktober

Pasal 3 ayat (2) Permenkaer No.14/2000 menyebutkan syarat untuk memperoleh bantuan Rp 600 ribu per bulan selama empat bulan atau totalnya Rp 2,4 juta per orang sebagai berikut:

1. Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan Nomor Induk Kependudukan

2. Terdaftar sebagai peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan yang yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan

3. Pekerja/buruh penerima gaji/upah

4. Kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020

5. Peserta peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan gaji/upah di bawah Rp.5.000.000,00 (lima juta rupiah) sesuai gaji/upah terakhir yang dilaporkan oleh pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan

6. Memiliki rekening bank yang aktif (ayosurabaya)

SIMAK JUGA

Waspada Penipuan Kartu Prakerja, Begini Cara Resmi Melaporkannya

Bisa Gak Sih Satu Orang Dapat 2 Kali BLT Modal Usaha Rp 2,4 Juta? Simak Nih Penjelasannya